Review Film Terbaru Dashing Through The Snow

Review Film Terbaru Dashing Through The Snow. Desember 2025 menjadi waktu sempurna untuk menonton ulang “Dashing Through the Snow”, film komedi keluarga Disney+ yang dirilis November 2023 dan kini semakin populer di musim liburan ini. Dibintangi Chris “Ludacris” Bridges sebagai Eddie Garrick, seorang pekerja sosial yang benci Natal, dan Lil Rel Howery sebagai Nick—pria misterius yang mengaku Santa Claus—film ini tawarkan petualangan Christmas Eve penuh tawa dan keajaiban. Bersama putri Eddie yang percaya penuh, Charlotte (Madison Skye Validum), mereka hadapi penjahat sambil Eddie belajar kembali percaya pada magic liburan. Meski respons kritikus campur, review film ini jadi favorit keluarga berkat humor ringan dan pesan heartwarming, terutama saat streaming maraton Natal lagi ramai.

Sinopsis dan Elemen Cerita yang Menarik Tentang Dashing Through The Snow

Cerita berpusat pada Eddie, yang trauma masa kecil membuatnya anti-Natal, meski ia ayah baik hati yang sedang pisah ranjang dengan istrinya Allison (Teyonah Parris). Saat menghabiskan Christmas Eve bersama Charlotte, Eddie bertemu Nick yang sedang dikejar preman karena bukti korupsi politisi. Nick klaim dirinya Santa sejati, lengkap kemampuan ajaib seperti bicara dengan rusa kutub atau bikin salju.

Disutradarai Tim Story, film ini campur elemen buddy comedy antara Eddie dan Nick, plus dinamika ayah-anak yang manis. Ada chase seru, puns Natal, dan twist soal Santa yang selalu Black tapi diubah sejarah. Durasi 90 menit bikin ringkas, cocok ditonton santai sambil minum hot chocolate. Pesan utama tentang pentingnya percaya dan keluarga dikemas tanpa terlalu preachy.

Kekuatan Performa dan Humor yang Menghibur

Lil Rel Howery curi perhatian sebagai Nick—energinya besar, timing komedinya tajam, dan ia bikin Santa versi modern terasa fresh serta relatable. Ludacris solid sebagai Eddie, ekspresi skeptisnya lucu, dan chemistry dengan Howery seperti duo teman lama yang saling ejek. Madison Skye Validum imut sebagai Charlotte, bawa innocence yang bikin hati hangat, sementara Teyonah Parris tambah kedalaman emosional.

Humor datang dari situasi absurd, seperti Nick improvisasi hadiah atau Eddie coba tetap rasional di tengah keajaiban. Ada momen slapstick ringan dan dialog witty yang bikin tertawa, meski beberapa puns terasa cheesy. Visual Atlanta berhiaskan lampu Natal cantik, ditambah efek magic sederhana yang pas untuk film keluarga.

Penerimaan dan Relevansi di Musim Liburan Untuk Film Dashing Through The Snow

Film ini dapat rating sedang dari kritikus, sering disebut predictable dan kurang inovatif dibanding Christmas classic. Namun, penonton lebih positif—banyak yang anggap fun, heartwarming, dan cocok untuk semua umur. Di 2025, saat orang cari tontonan ringan pasca-pandemi dan tekanan akhir tahun, “Dashing Through the Snow” tawarkan escapism sederhana: reminder bahwa magic Natal ada di kebersamaan dan kepercayaan.

Sebagai original Disney+, ia tambah variasi di antara film Natal tradisional, terutama dengan representasi Black Santa yang empowering. Cocok untuk keluarga yang ingin sesuatu baru tanpa terlalu intens.

Kesimpulan

“Dashing Through the Snow” adalah komedi Natal yang ringan dan menghangatkan hati, didukung performa kuat Lil Rel Howery dan Ludacris. Meski plotnya familiar dan tak revolutionary, ia berhasil sampaikan pesan percaya serta keluarga dengan cara fun. Di Desember 2025, saat daftar tontonan liburan panjang, film ini pilihan tepat untuk malam santai bersama orang tersayang. Streaming di Disney+, siapkan camilan—dan biarkan sedikit magic masuk ke rumahmu.

Baca Selengkapnya Hanya di…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *